Cari Blog Ini

0 ANALISA KEBUTUHAN BANDWIDTH

Senin, 07 September 2015

                   ANALISA KEBUTUHAN BANDWIDTH

Developer : Rosihan Anwar Hanafi
Adviser : Selamet Hariadi S.Kom
Mapel : Teknik Jaringan Lanjut
Materi : ANALISA KEBUTUHAN BANDWIDTH
Abstrak : Pada pertemuan di hari Kamis tanggal 3 September 2015 TKJ 6 membahas  tentang Analisa Kebutuhan Bandwidth.


     Kenapa Mengetahui perlu Kebutuhan Bandwidth?
Agar  penggunaan bandwidth efektif, klien harus mengetahui kebutuhan layanan  untuk   dirinya, sehingga dapat  menghitung total bandwidth  yang dibutuhkan. Semakin besar bandwidth yang   digunakan semakin besar pembayaran bulanan pada ISP.
Untuk lebih jelasnya, segera baca dua contoh Studi kasus dibawah ini.

Studi Kasus 1

Sebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Malang memiliki jaringan komputer yang terdiri dari 2 ruang Lab.Komputer yang terhubung ke internet. Jika masing-masing Lab. terdiri dari 25 komputer dan semua Komputer selalu digunakan untuk browsing (tidak digunakan untuk download). Hitung kebutuhan bandwidth secara ideal.

Analisa kebutuhan bandwidth Studi Kasus 1:
1.Penggunaan internet di sekolah banyak digunakan untuk layanan web atau browsing.Layanan web membutuhkan bandwidt h minimal 128Kbps.
2.Lab. komputer 2 ruangan, masing-masing 25 komputer. Total komputer adalah 25 * 2 = 50 komputer.
3.Kebutuhan bandwidt h adalah 128 Kbps * 50 = 6400 Kbps

Catatan: Kebutuhan 128Kbps adalah gambaran umum untuk layanan akses web atau browsing. Jadi untuk melakukan analisan di  klien yang menggunakan layanan lainnya harus melakukan analisa mendalam pada akses badwidth layanan yang digunakan.

Studi kasus 2

Sebuah perusahaan toko online mempunyai  7 karyawan yang terdiri dari (customer service 2 orang, kasir 1 orang, online marketing 1 orang,packing 2 orang dan manager 1 orang).Berapa bandwidth yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut ?

Analisa kebutuhan bandwidth Studi Kasus 2:
1.Semua karyawan membutuhkan koneksi int ernet dengan service web kecuali bagian packing.
2.Jumlah computer adalah 5 buah (2 komputer untuk custome service, 1 komputer untuk kasir,1 komputer untuk marketing dan 1 komputer untuk manager).
3.Jika semua komputer digunakan unt uk akses  web, maka masing-masing komputer membutuhkan bandwidt h sebesar 128Kbps maka perhitungannya adalah. 5 x 128Kbps = 640 Kbps

Saran untuk studi kasus ke-2 :
1.Bandiwidth yang dibutuhkan sebesar 640 Kbps. Sebagian besar provider internet tidak menyediakan layanan dengan bandwidt h sebesar 640 Kbps. Biasanya ISP menawarkan bandwidth internet sebesar 384 Kbps, 512 Kbps, 1024 Kbps dan seterusnya.
2.Kebutuhan bandwidth 640 Kbps. Perusahaan dapat berlangganan internet pada ISP seperti telkom dengan layanan speedy dengan bandwidt h 512Kbps sebanyak 2 line at au 1 Mbps sebanyak 1 line.
3.Untuk mengantisipasi koneksi terputus, sebaiknya perusahaan berlangganan koneksi internet pada 2 ISP yang berbeda. Berlangganan pada t elkom dengan produknya speedy bandwidt h sebesar 512Kbps dan berlangganan koneksi pada ISP lain sebesar 512 Kbps.
4.Saran nomor 3 lebih baik dari pada berlangganan bandwidth speedy pada telkom sebesar 512 Kbps  sebanyak 2 line.

Sumber : http://www.slideshare.net/selamethariadi/analisa-kebutuhan-bandwidth-selamet-hariadi
pertemuan kelas pada hari Kamis, 3 September 2015 di Lab.TKJ SMK Industri Al-Kaaffah
Read more

0 KEAMANAN JARINGAN

Jumat, 21 Agustus 2015
Nama                             : Rosihan Anwar Hanafi
Guru Pengampu           : Selamet Hariadi
Pertemuan                    : Kamis, 13 Agustus 2015 



Abstrak:
Pertemuan kali ini membahas tentang Keamanan Jaringan. Kebijakan Jaringan dibagi menjadi beberapa hal sesuai kebutuhan.
Keamanan Jaringan : bentuk pencegahan / deteksi pada hal yang bersifat gangguan dan akses tak seharusnya pada Sistem Jaringan Komputer.
Kebijakan Penggunaan Jaringan:


  1. Kebijakan organisasi
Kebijakan organisasi, Instansi / lembaga dalam ruang lingkup Keamanan Jaringan untuk akses pada sistem jaringan di tempat tersebut.
Contoh:

·         Tata kelola sistem komputer
·         Pengaturan kerapian pengkabelan
·         Pengaturan akses wi-fi
·         Manajemen data organisasi
·         Sinkronisasi antar sub-organ
·         Manajemen Sumber Daya
·         Maintenance & Checking berkala
2. Etika menggunakan jaringan komputer
Contoh :
·                                 Memahami Akses Pengguna
·                                 Memahami kualitas daya Organisasi
·                                 Pengaturan penempatan sub-organ
 

3. Kebijakan mengakses computer
Contoh :
·                                 Manajemen pengguna
·                                 Manajemen sistem computer
·                                 Penetapan waktu akses
Kemungkinan Ancaman dan Serangan Terhadap Keamanan Jaringan:
1.                  Serangan fisik terhadap Keamanan Jaringan:
·               Terjadi gangguan pada kabel
·               Kerusakan harddisk
·               Konsleting
·               Data tak tersalur dengan baik
·               Koneksi tak terdeteksi
·               Akses bukan pengguna

1.                  Serangan logik terhadap Keamanan Jaringan :
·                     SQL Injection (Hacking pada sistem komputer dengan mendapat akses Basis Data pada Sistem).
·                     DoS / Denial of Service (Serangan pada Sistem dengan menghabiskan Resource pada Sistem)
·                     Traffic Flooding (Serangan pada Keamanan Jaringan dengan membanjiri Traffic atau lalu lintas jaringan)
·                     Request Flooding (Serangan dengan membanjiri banyak Request pada Sistem yang dilayani Host sehingga Request banyak dari pengguna tak terdaftar dilayani oleh layanan tersebut)
·                     Deface (Serangan pada perubahan tampilan)
·                     Social Engineering (Serangan pada sisi sosial dengan memanfaatkan kepercayaan pengguna, hal ini seperti fake login hingga memanfaatkan kelemahan pengguna dalam socialmedia)
·                     Malicious Code (Serangan dengan menggunakan kode berbahaya dengan menyisipkan virus, worm atau Trojan Horse. Virus: Program merusak yang mereplikasi dirinya pada boot sector atau dokumen. Worm: Virus yang mereplikasi diri tidak merubah fle tapi ada di memory aktif. Trojan Horse: Program yang sepertinya bermanfaat padahal tidak karena uploaded hidden program dan scipt perintah yang membuat sistem rentan gangguan)
·                     Packet Sniffer (Serangan Menangkap paket yang lewat dalam sebuah Jaringan)
·                     Peralatan pemantau kemungkinan ancaman dan serangan terhadap Keamanan Jaringan

Sumber:
Pertemuan Kelas hari kamis, tanggal 13 agustus 2015
Read more

0 KONSEP DASAR JARINGAN (WAN)

Jumat, 07 Agustus 2015
   ADVISER         :  SUTRISNO
Read more

0 KONSEP DASAR JARINGAN (WAN)

   ADVISER         :  SUTRISNO
Read more

0 LAPORAN CRIMPING KABEL UTP

Kamis, 30 Juli 2015
ADVISER         :  SELAMET HARIADI
DEVELOPER   :  ROSIHAN ANWAR HANAFI


                                         KESIMPULAN  CRIMPING

                             [susunan-kabel-pada-jaringan-komputer-cross.gif] 

 Receiver untuk menerima data

 Transmiter untuk mengirim data


1. Kabel crossover berfungsi sebagai kabel penghubung yang perangkatnya sama

     contoh : komputer ke komputer

2.Kabel straight berfungsi sebagai kabel penghubung yang perangkatnya              berbeda

      contoh : komputer ke HUB

 

 

 

 

 

 

Read more

0 Tugas Asisten (PENGKABELAN)

Sabtu, 07 Februari 2015


Kabel Cross (Kabel Silang)
 TIA/EIA 568 A Wiring                          TIA/EIA 568 B wiring
·       Putih dan hijau                                   *    Putih Dan Orange       
·       Hijau                                                   *    Orange
·       Putih dan orange                                 *    Putih dan Hijau
·       Biru                                                     *    Biru
·       Putih dan biru                                      *    Putih Dan Biru
·       Orange                                                 *    Hijau
·       Putih dan coklat                                   *    Putih Dan Coklat
·       Coklat                                                  *    Coklat


Kabel Straight (Kabel Lurus)

  TIA/EIA 568 B Wiring                            TIA/EIA 568 B Wiring
·       Putih Dan Orange                                 * Putih Dan Orange
·       Orange                                                  * Orange
·       Putih Dan Hijau                                    * Putih Dan Hijau
·       Biru                                                       * Biru
·       Putih Dan Biru                                      * Putih Dan Biru
·       Hijau                                                      * Hijau
·       Putih Dan Coklat                                   * Putih Dan Coklat
·       Coklat                                                    * Coklat





PEER TO PEER

       Peer to Peer adalah adalah suatu teknologi sharing (pemakaian bersama) resource dan service antara satu komputer dan komputer yang lain. pengertian yang lebih tepat mengenai peer to peer (p2p) adalah sistem terkomputerisasi Client-Server dimana suatu komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server, sehingga memungkinkan komunikasi dan pertukaran resource antara dua komputer secara langsung (real time).


Langkah-Langkah Membuat Jaringan Peer to Peer
Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client dan server. Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP.

Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.

Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut :
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan seperti :
a. kabel UTP
b. Konektor RJ-45
c. Crimping Tool
d. Lan Tester


Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat


Proses pembuatan :
Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.
2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.
3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang

4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor
5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.
6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 192.168.0.22 – Subnet Mask 255.255.255.0
Anda dapat melakukan ping terhadap komputer 2 melalui komputer 1 di DOS lewat Start -> Run -> ketik cmd -> lalu ketik ping 192.168.0.22
Jika komputer 2 ingin melakukan ping komputer 1 caranya sama tinggal ganti dengan IP address komputer 1.
Ping ini fungsinya untuk mengetahui berhasil tidaknya transfer data dari jaringan peer to peer yang telah kita buat tadi.
Selain ping komputer 1 bisa membuka komputer 2 secara langsung di address bar windows explorer dengan mengetikan \\192.168.0.22 begitupun sebaliknya.
 



Read more
 
Blue Fire Pointer